WORMART JAHE,REMPAH-REMPAH Cara Budidaya Jahe

Cara Budidaya Jahe



Hayo siapa yang disini tertarik untuk membudidayakan Jahe ? Budidaya jahe pada umumnya sama saja baik itu jahe gajah, jahe merah, dan jahe emprit. Tahapan budidaya jahe diawali dengan penyemaian bibit, pengolahan laham, penanaman bibit, dan pemeliharaan harian.

Penyemaian Bibit

ginger

Sebelum ditanam sebaiknya bibit jahe di semai terlebih dahulu agar keluar tunasnya sehingga bibit lebih adaptif dan mudah tumbuh di lahan. Cara penyemaian bibit adalah patahkan bibit tanaman rimpang yang sudah dipilih dan pastikan bibit memiliki minimum 2-3 mata tunas. Lalu letakan bibir yang sudah di potong di lahan terbuka di atas tanah yang terkena sinar matahari dan hujan. Lalu diamkan bibit selama 3-4 hari hingga muncul tunas, kuncup. atau bakal daun dari mata tunas. Pada saat itu bibit sudahdapat ditanam.

Pada saat penyemaian sebaiknya hindari meletakan bibit di atas lantai yang beralaskan semen atau di atas plastik dan terpal karena jenis alas tersebut akan menghalangi penguapan pada jahe dan mencegah penyerapan air hujan.

Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dapat dilakukan pada saat bibit disemai sehingga pada saat bibit siaptanam lahan juga sudah siap. Pengolahan lahan sendiri yaitu memberihkan dan membajak lahan, serta membuat bedengan sehingga lahan siap ditanami. Bersihkan lahan dari tanaman liar hingga benar-benar bersih lalu olah lahan hingga gembur dengan cara dibajak. Terakhir buatlah bedengan atau guludan dengan lebar sekitar 60 cm dan ketinggian 5-10 cm.

Penanaman Bibit

jahe

Setelah bedengan dibuat, bibit yang sudah dipersiapkan dapat di tanam. Buatlah lubang tanam di bedengan dengan kedalaman sekitar 5 cm dan jarak antar lubang sekitar 30 cm. Lalu masukan pupuk kandang ke dalam lubang dan aduk hingga tercampur dengan tanah. Setelah itu masukan bibit jahe ke dalam lubang tanam dan tutum kembali dengan tanah. Tanah yang di tutup tidak perlu di padatkan agar tidak menghambat pertumbuhan jahe.

Pemeliharaan

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, setelah penanaman bibit dilakukan beberapa perawatan secara rutin baik perawatan harian maupun perawatan pada saat tertentu. Perawatan yang dimaksudkan adalah penyuloaman bibit yang dilakukan setelah 1-2 bulan setelah tanaman, pemukukan susulan, dan penyiangan gulma.

Jika Anda memiliki lahan yang luas Anda juga dapat melakukan penanaman secara tumpang sari yaitu penanaman dengan jenis rimpang lainnya seperti kunyit, lengkuas, dan kencur. Secara teknis penanaman jenis rimpang lainnya tidak jauh berbeda dengan penanaman jahe.

Nah itu dia cara budidaya jahe. Apakah Anda tertarik untuk membudidayakan?

Tag:

Tinggalkan Komentar...

avatar
  Subscribe  
Notify of