WORMART CACING,TERNAK Mau Budidaya Cacing Tapi Bingung Mulai Dari Mana? Yuk Simak Dulu !

Mau Budidaya Cacing Tapi Bingung Mulai Dari Mana? Yuk Simak Dulu !



Di bumi ini terdapat banyak sekali jenis cacing tanah dari segala penjuru dunia. Hewan yang satu ini memiliki fungsi sebagai hewan pengurai bahan organik jadi jangan heran jika di berbagai negara banyak orang-orang yang mulai budidaya dengan beternak cacing dan beralih untuk menghasilkan produk sayur atau buah organik dengan menggunakan kascing atau media bekas cacing sebagai pupuk untuk sayuran dan buah di kebun mereka.

Di Indonesia sendiri, peternak cacing sudah mulai bermunculan dari peternak yang kecil hingga peternak besar yang memiliki omset hingga ratusan juta rupiah. Jika Anda tertarik untuk memulai budidaya cacing, maka ada beberapa hal yang harus Anda siapkan terlebih dahulu.

Tujuan

Meskipun cacing pada dasarnya merupakan hewan pengurai organik, tetapi setiap jenis cacing memiliki keunggulan masing-masing. Sehingga jika kita ingin melakukan budidaya, maka sebaiknya pastikan dahulu tujuan untuk apa cacing di budidayakan. Bisa untuk keperluan komersil seperti produk untuk kosmetik, pakan ternak, atau sebagai penghasil pupuk. Berbeda tujuan tentu jenis cacing yang sebaiknya Anda pilih.

Bibit

Setelah menentukan tujuan budidaya maka saatnya kita mencari bibit. Usahakan carilah bibit yang dekat dengan rumah Anda dan memiliki kualitas yang bagus. Hal ini untuk mengurangi biaya transportasi dan juga resiko kematian pengiriman pada cacing. Di Indonesia, jenis cacing yang paling sering di budidayakan adalah jenis Lumbricus Rubellus, African Night Crawrel (ANC), dan Tiger. Dari ketiga jenis ini hanya jenis Lumbricus yang dapat di gunakan untuk obat dan kosmetik.

Pemeliharaan

Jika bibit sudah didapatkan saatnya kita melakukan pemeliharaan. Sesuaikan tempat cacing dengan jenis cacing yang kita miliki. Jika tempat Anda beriklim tropis maka Anda dapat membudidayakan cacing berjenis African Night Crawrel atau di Indonesia sendiri sering disebut sebagai cacing ANC. Usahakan kandang cacing tidak terkena matahari langsung atau air hujan. Cacing memiliki sifat yang dapat menciut dan melebar maka dari itu jangan mengisi kandang terlalu padat agar cacing dapat bergerak. Hewan ini juga dapat satu kali bobot tubuh yang di miliki

Penjualan Hasil Budidaya

Budidaya Cacing Tanah

Jika Anda melakukan budidaya cacing tanah untuk komersil maka ada saatnya Anda melakukan panen. Panen pada cacing ini ada dua macam, pertama panen cacing itu sendiri dan yang kedua adalah panen pupuk, baik pupuk cacik yang sering di sebut worm tea (teh cacing) atau pupuk organik kascing (media bekas cacing).

Ikuti Komunitas

Jangan lupa ikuti komunitas peternak cacing untuk mendapatkan informasi seputar cacing dan jangan lupa juga untuk menambah relasi. Anda dapat mengikuti komunitas baik secara online di social media atau komunitas para peternak cacing yang ada di tempat Anda.

Read More :
Jenis Cacing Tanah Yang Di Budidayakan
Media Yang Baik Untuk Budidaya Cacing Tanah
Macam-macam Jenis Ayam Kampung Asli Indonesia
Persiapan Budidaya Ulat Hongkong

Nah itu dia beberapa hal yang harus di persiapkan. Selamat berbudidaya 🙂

Tinggalkan Komentar...

avatar
  Subscribe  
Notify of